P E R S I N G G A H A N

Archive for Maret 2007

kekasihku

without comments

Kekasihku….Maafkan aku, lama tak mengingatmu hingga tanpa sadar ribuan waktu sudah terlewat disini. Sampai kemarin kudapati pesanmu di perempatan Harmoni yang sibuk. Aku langsung tergeragap. Pendek pesanmu kubaca pelan; “Sayang, datang lah nanti malam.”

Aku terhenyak dan langsung mengingatmu. Mengingat perjalanan-perjalanan panjang kita yang hingga kinipun, aku masih tak tahu apa lagi yang penting bagi kita. Kekasihku aku mencintaimu, bahkan sangat mencintaimu. Namun, kiranya apa yang akan terpikir olehmu bila aku menyampaikan pesan pendek seperti yang ditulis Juanita pada suaminya ini?

“Sayang, sori aku sudah bunuh anak-anak! Aku hancurkan hidup and impian mereka. juga impianku tentang anak and hari tua kita. Hidup yang benar ya, Sayang…. aku and anak2 cinta kamu, tahu kan?… GBU (God bless you).”

Baca entri selengkapnya »

Written by persinggahan

Maret 27, 2007 at 11:1 am

Ditulis dalam tragedi

Ditandai dengan

Nyanyi Lapar

without comments

Gajian harusnya sudah diterima ditanggal-tanggal terakhir seperti saat ini, tanggal-tanggal kritis tanpa harapan. Begitu aku selalu berharap bila dikantong hanya tersisa uang ribuan.

Wheek, padahal ini baru tanggal dua puluh tiga, dan sialnya, nongkrong di warteg ujung pertigaan ini, aku selalu berharap mukjizat.

Sementara lain yang kuharapkan, lain yang datang. Hujan turun dengan rintiknya yang satu persatu menetes diatap, mendenting seakan mengingatkanku untuk segera bersiap-siap cabut.

Ah..gerimis menjadi besar dan membasahi aspal jalanan, debu menguap dan aroma tanah bercampur asap menerpa dalam sekejap.

Aku memang berharap mukjizat, tetapi aku yakinkan kalian pasti keliru, bila kalian mengira mukjizat uang aku harap adalah birunya dua lembar ribuanku, bertukar menjadi merah dengan dan bertambah deretan nol dibelakangnya.

Baca entri selengkapnya »

Written by persinggahan

Maret 23, 2007 at 7:1 pm

Ditulis dalam tragedi

Ditandai dengan

The Roaring Nineties

without comments

Joseph Stiglitz mungkin termasuk beruntung, melalui jabatannya di World Bank dan Council of Economics Advisers era Clinton, dia bisa menyaksikan bagaimana sebuah kebijakan ekonomi dari mulai dipikirkan, diperdebatkan, diaplikasikan kemudian diekspor keluar negeri plus keburukan-keburukannya sekaligus.

Setelah memilih cabut dari Stadnford University sebagai guru besar ekonomi- dia turun gunung Stiglitz, dan lansung menjadi saksi yang terjadi di era ‘90-an. Dari sanalah kemudian buku-buku hebatnya tercipta. Bahkan untuk The Globalization and its Discontens membuatnya diganjar Nobel Ekonomi.

Ya, dialah “The Rebel Within” di Bank Dunia, hingga akhirnya ditawari dua pilihan, bungkam atau hengkang. Dia menganalogikan secara cerdas para pembuat keputusan di IMF atau Bank Dunia dengan seorang pilot yang menjatuhkan bom dari ketinggian 5.000 kaki. “Ini merupakan jaminan bahwa orang tak akan “merasakan” apa yang sudah ia perbuat” ujar Stiglitz suatu ketika getir.

Baca entri selengkapnya »

Written by persinggahan

Maret 23, 2007 at 1:1 pm

Ditulis dalam buku

Ditandai dengan

Paradigma “Islam Kiri” ala Hassan Hanafi

without comments

oleh: Hassan Hanafi

Al-Yasar al-Islami (“Islam Kiri”) adalah penerus al-’Urwah al-Wutsqa danal-Manar. Tujuan utamanya, menyajikan tulisan-tulisan keislaman seperti dipahami al-Afghani, tulisan-tulisan sekitar perjuangan menentang kolonialisme dan keterbelakangan, yang menyerukan kebebasan dan keadilan sosial, penyatuan kaum Muslim dalam blok geografis Islam di mana pun.

Al-’Urwah al-Wutsqa diperuntukkan bagi kaum intelektual, bukan massa Muslim,dan menyerukan solidaritas keagamaan yang mendalam. Padahal,masyarakat kita terbagi ke dalam dua kelompok: penguasa dan yang dikuasai. Ini tragedi.

“Islam Kiri” diperuntukkan bagi kelompok yang dikuasai dan diharapkan akan menciptakan persamaan dengan merebut hak-hak mereka dari kelompok yang berkuasa. The New Minaret bisa juga dipilih sebagai nama jurnal ini.

Baca entri selengkapnya »

Written by persinggahan

Maret 21, 2007 at 3:1 pm

Ditulis dalam tragedi

Ditandai dengan

History of Arabs

without comments

Aku iseng ketika mampir ke mampir MP Book Point di Kemang. Tidak ada yang ingin kucari sebenarnya, tetapi ketika mataku tertumbuk pada History of Arabs nya Philip K Hitti, aku langsung jatuh penasaran. Penasaran yang berangkat dari pertanyaan sederhana, mengapa kita dijajah oleh budaya padang pasir sialan itu?

Bukunya tebal nyaris setebal bantal, dan kepenasaranku jelas akhirnya mengalahkan ketakutanku “berpuasa” seminggu bila nekat beli buku itu. Penasaranku terjawab, ketika selang dua hari buku itu habis kupelototi huruf-hurufnya. Semua terjawab.

Untuk sebuah buku setebal hampir seribu halaman, kata pengantar History of Arabs yang hanya beberapa kalimat mungkin membuat masgul sebagian pembaca yang ingin menjajaki kemana arah buku ini. Tetapi, bahkan sejak menginjak halaman pertama buku itu sendiri, kita langsung tahu mengapa Philip K Hitti tak mau berpanjang-panjang dalam pengantar.

Baca entri selengkapnya »

Written by persinggahan

Maret 21, 2007 at 1:1 pm

Ditulis dalam buku

Ditandai dengan

Larung

without comments

Bosanku hidup di sini, sebuah negeri senja, uzur dan penuh penyakit. Negeri yang dirapuhkan oleh compang-campingnya kemarahan dan selalu tak pernah merasa puas oleh apinya. Negeri yang selalu terkutuk dan dikutuk oleh pengabaian rajanya.

Sering kali aku memilih merenggutkan diri dan meloncat turun dari gendongan bunda. Mencoba memanggulmu dipundak dan memilih berhenti menyapaMu. Aku juga bosan menyapa terbitnya matahari yang rutin dan membosankan. Matahari di negeri sekarat seperti ini tetaplah berpihak pada penguasa.

Aku selalu minta maaf sepenuh hati pada-Mu, karena mimpi-mimpi kita mesti terpisah disimpang jalan yang membingungkan. Aku selalu minta maaf membayangkan Kau berdiri menyambutku setiap matahari terik diatas gugusan pulau-pulau.

Menebar darah dan melarungnya sekaligus, bersama sakit hatiNya.

Aku merindu nerakaku, karena setidaknya disana iblisnya tak perlu sembunyi-sembunyi.

Written by persinggahan

Maret 20, 2007 at 11:1 am

Ditulis dalam tragedi

Ditandai dengan