Archive for Februari 15th, 2007
Tailalat (cerita pendek oleh Pram)
Sebuah cerita pendek dari pram tentang pemilik tailalat dan perjumpaan-perjumpaann dengannya. Selalu menarik dengan akhirnya yang tragis, pram memang juaranya dalam memotret. (selengkapnya)
Ah… bahkan aku belum sempat menengokmu lagi….
Fragmen Makan Siang
Suatu siang, seminggu setelah banjir tanpa permisi menggenangi Jakarta. Sehabis dari DPR di Senayan mampirlah aku di Plaza Senayan. Stop !! Jangan berpikir macam-macam dulu apalagi berpikir aku lagi kumat gilanya hingga perlu jalan-jalan bak pria metroseksual nyuci’in mata. Nggak, jauh dari itu. Jam dua belum sarapan ditambah muter-muter’i DPR zonder pengganjal perut benar-benar menghabiskan energi. Dasar rejeki pak pemred telpon mau jemput dan ngajakin makan siang. Yak betul sekali, lagi pula dosa menolak rejeki kan?
Disinilah aku, di foodcourt lantai tiga plaza Senayan yang megah. Terjebak dalam berderet-deret nama makanan yang bahkan aku kesulitan mengejanya. Berhubung perut pribumi dan selera seratus persen lokal, masakan menjadi Padang pilihan terakhir.
